Makna Kehadiran Seorang Sahabat

Beberapa malam terakhir aku tidak bisa memejamkan mataku. Hatiku rasanya tak menentu. Sendiri dalam keheningan malam, membuatku semakin merasa kecil, tak bermakna dalam kehidupan ini. Tapi rasanya ada sebongkah batu yang menyesakkan dadaku.

Kuambil air wudlu, ku bersujud, ku bersimpuh di hadapan Yang Maha Agung, Yang memiliki segalanya, Yang menguasai semua yang ada di dunia ini. “Adukanlah semuanya pada Allah, Dia yang akan menyelesaikan segalanya”, itu yang selalu dikatakan oleh sahabatku.

Sahabat, selalu hadir saat kita butuh pertolongan. Memang seharusnya “Cukuplah Allah sebagai penolongmu”, tapi mungkin karena ibadah kita kurang sehingga kita kurang dekat dengan Allah, maka Allah tidak langsung memberikan pertolonganNya. Atau terlalu banyak dosa yang kita perbuat, sehingga Allah menangguhkan pertolonganNya.

Pada sahabatlah tempat kita berkeluh kesah, tempat kita berbagi. Mungkin melalui sahabat pula pertolongan Allah itu selalu datang. Cinta sahabat tanpa pamrih, begitu tulus dan murni.

Kubayangkan wajah-wajah sahabat sejak kecil dulu. Berganti tempat, berganti tahun, sahabatku pun silih berganti. Banyak sekali, tapi dimanakah mereka kini? Mereka telah sibuk dengan dunianya masing-masing.

Sekarang, banyak orang di sekeliling ku yang memang bersedia menampung curahan hatiku. Namun, saat ini aku benar-benar membutuhkan kehadiran sahabatku. Aku ingin mengeluarkan bongkahan batu dalam hatiku. Tapi dia telah jauh. Kadang ada kesalahfahaman yang menjauhkan kami. Karena sahabat juga adalah manusia, yang tak luput dari khilaf dan dosa. Sedih rasanya jika ada kesalahfahaman. Sungguh, sungguh sedih jika harus kehilangan sahabat. Tak ada lagi tempat berbagi, tak ada lagi tempat berkeluh kesah. Tak ada yang mau mendengarkan sisi buruk kehidupan sekalipun.

Kembalilah sahabatku, aku akan berusaha menuliskan semua salah dan khilafmu di pasir. Sehingga jika angin datang berhembus, tulisan itu akan lenyap, hilang tak berbekas. Dan aku pun telah menulis semua kebaikanmu di atas batu. Sehingga semua kebaikanmu tetap terpahat dan tak kan hilang dimakan waktu.

Sahabat……….tetaplah menjadi bagian dari hidupku, tetaplah menjadi jalan pertolongan Allah untukku…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s